Salatiga, –//portallensa.com//– Suasana berbeda tampak di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (1/5/2026). Jika biasanya para ASN sibuk dengan berkas dan rapat, kali ini mereka justru sibuk menghitung langkah zumba sambil sesekali tertawa karena gerakan yang “niatnya kompak tapi kenyataannya kreatif masing-masing”.
Semangat kebersamaan benar-benar terasa sejak pagi. Dentuman musik senam zumba langsung membakar energi peserta dari berbagai OPD yang hadir. Tidak sedikit yang awalnya malu-malu, namun akhirnya ikut bergoyang setelah melihat rekan kerja di sebelahnya lebih dulu kehilangan rasa jaim.
Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, turut hadir bersama para karyawan dan karyawati PDAM. Kehadiran mereka menambah semarak suasana, membaur bersama peserta lain dalam nuansa penuh keakraban dan semangat persaudaraan.
May Day kali ini memang terasa lebih cair dan humanis. Tidak melulu soal pidato dan formalitas, tetapi juga menjadi ruang untuk melepas penat, mempererat hubungan antarpegawai, sekaligus mengingatkan bahwa pekerja juga butuh bahagia — minimal bahagia saat nomor doorprize disebut panitia.
Nah, bagian inilah yang paling membuat peserta “mendadak fokus”. Ketika pembagian doorprize dimulai, suasana langsung berubah tegang sekaligus riuh. Ada yang berdoa dalam hati, ada yang menggenggam kupon erat-erat, bahkan ada yang mulai merasa nomor kuponnya “punya firasat menang”. Meski tak semua pulang membawa hadiah, setidaknya semua pulang membawa cerita dan tawa.
Di sisi lain, kehadiran para pelaku UMKM juga menjadi daya tarik tersendiri. Beragam produk lokal dipamerkan dan diserbu peserta, mulai dari kuliner hingga produk kreatif masyarakat. Momentum ini menjadi bukti bahwa peringatan Hari Buruh bukan hanya soal pekerja di kantor atau pabrik, tetapi juga tentang bagaimana ekonomi rakyat ikut bergerak bersama.
Kegiatan ini menjadi simbol kuatnya semangat guyub di Kota Salatiga. Di tengah tantangan pekerjaan dan dinamika ekonomi, kebersamaan seperti inilah yang menjadi energi positif untuk terus melangkah maju.
Peran para buruh dan pekerja yang tergabung dalam SPSI juga mendapat apresiasi sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah. Mereka bukan hanya penggerak roda ekonomi, tetapi juga garda terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja serta menjaga hubungan industrial tetap harmonis.
May Day 2026 di Salatiga pun akhirnya bukan sekadar peringatan tahunan. Ia berubah menjadi panggung kebersamaan, tempat tawa, semangat, dan solidaritas bertemu dalam satu irama — kadang irama zumba, kadang irama pengumuman doorprize.//Bang_Ali//.