Tepati Nazar, Toni Sugiharto Berjalan Kaki dari Kartasura ke Salatiga Usai Putranya Lulus Secaba TNI AD
SALATIGA | portallensa.com – Wujud komitmen dan rasa syukur ditunjukkan oleh prajurit TNI, Toni Sugiharto, yang menepati nazarnya dengan berjalan kaki dari Kartasura menuju Kota Salatiga setelah putra sulungnya berhasil lulus seleksi Sekolah Calon Bintara (Secaba) TNI AD.
Toni Sugiharto, kelahiran Kota Salatiga, sebelumnya bernazar bahwa apabila anaknya diterima menjadi prajurit TNI, dirinya akan melakukan perjalanan berjalan kaki sebagai ungkapan syukur. Nazar tersebut akhirnya terlaksana setelah putra sulungnya, Brian, dinyatakan lulus seleksi Secaba di Kodam IV/Diponegoro dan saat ini tengah menjalani pendidikan militer.
Perjalanan tersebut dilakukan sendiri oleh Toni Sugiharto sebagai bentuk tanggung jawab pribadi dalam menepati janji yang telah diucapkannya. Dukungan penuh tetap datang dari sang istri, Yudhiati Rika, dan keluarga yang turut mendoakan kelancaran perjalanan tersebut.
Diketahui, Toni Sugiharto sebelumnya pernah berdinas di Grup 2 Kandang Menjangan dan kini bertugas di wilayah teritorial Kodim 0726/Sukoharjo. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai kemiliteran seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan komitmen menjadi prinsip hidup yang selalu dipegang teguh.
“Sebagai prajurit, kami diajarkan untuk memegang komitmen dan tanggung jawab. Nazar ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus contoh bagi keluarga agar selalu menepati janji,” ungkapnya.
Perjalanan berjalan kaki dari Kartasura menuju Salatiga tersebut bukan sekadar perjalanan fisik, namun juga memiliki makna spiritual serta menjadi simbol dukungan seorang ayah kepada anaknya yang kini sedang menempuh pendidikan militer.
Kisah Toni Sugiharto menjadi inspirasi bahwa nilai pengabdian dan integritas seorang prajurit tidak hanya diwujudkan dalam tugas negara, tetapi juga dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
Ia berharap putranya dapat menjalani pendidikan dengan baik serta kelak menjadi prajurit TNI yang profesional, disiplin, dan berdedikasi tinggi bagi bangsa dan negara. (Red.Wahyu hendarto/Editor Bang_Ali)
