April 17, 2026

Sukindar Gelar Buka Puasa Bersama Santri TPQ di Ngaliyan

WhatsApp Image 2026-02-28 at 07.12.56

Semarang, Jawa Tengah //portallensa com//  Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Feradi WPI Advokat dan Paralegal DPC Kota Semarang, Sukindar, S.H., S.Pd., C.PFW., C.MDF., C.JKJ, yang juga menjabat sebagai Ketua PC LDII Kecamatan Ngaliyan, menggelar kegiatan buka puasa bersama santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Jumat (27/02/26).

Kegiatan yang berlangsung di TPQ/Kantor Bersama Perumahan Indopermai Blok D, Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang ini diikuti oleh puluhan santri usia 5–13 tahun, mulai dari jenjang PAUD hingga SD. Para santri didampingi oleh dewan guru TPQ, dari kelas Tilawati hingga kelas Al-Qur’an.

Buka puasa bersama ini terselenggara berkat kerja sama dengan para donatur dan direncanakan menjadi agenda rutin setiap hari Jumat selama bulan Ramadan, mulai dari awal hingga akhir puasa. Sebelum berbuka, para santri mengikuti kegiatan pengajian dengan materi khusus Ramadan yang meliputi tahsin Tilawati, hafalan doa dan surat-surat pendek Al-Qur’an, praktik ibadah, serta simulasi penerapan 29 karakter luhur. Kegiatan kemudian ditutup dengan salat Magrib berjamaah.

Sukindar menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat kebersamaan, menumbuhkan kerukunan, serta membina generasi penerus LDII sejak usia dini.
“Buka puasa bersama ini juga memberikan pengalaman sosial bagi anak-anak, seperti berbagi makanan dan merasakan kebersamaan di bulan suci Ramadan. Nilai-nilai empati, toleransi, dan kepedulian sosial ditanamkan melalui kegiatan sederhana namun bermakna,” ujarnya.

Selain menjabat sebagai Ketua PC LDII Ngaliyan, Sukindar juga dikenal aktif sebagai Ketua LPKSM YLKAI Kota Semarang, Wakil Ketua Gerakan Jalan Lurus (GJL), pengurus GAMAT-RI DPC Kota Semarang, serta pengurus DPD JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan).

Sementara itu, salah satu dewan pengajar TPQ, Ustazah Zulfa, menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama merupakan bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan LDII kepada para santri.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk mempraktikkan 29 karakter luhur, termasuk kerja sama dan kepedulian, agar kelak tumbuh menjadi generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan bangsa,” tuturnya.
(Red.Ilma/Bang_Ali)