Spirit Ramadhan dari Pelajar: 2.000 Takjil dan Pelajaran Kepedulian Sosial
Boyolali, //Portallensa.com// Di tengah berbagai dinamika sosial yang kerap menghiasi ruang publik, aksi sederhana namun sarat makna justru datang dari para pelajar. Menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadhan, siswa-siswi SMP Negeri 1 Karanggede membagikan sekitar 2.000 paket takjil kepada pengguna jalan di ruas Gemolong–Karanggede, Kabupaten Boyolali, Rabu (11/3/2026).
Di saat sebagian masyarakat sibuk dengan aktivitas masing-masing, para pelajar ini justru memilih turun ke jalan untuk berbagi. Paket takjil berisi makanan dan minuman tersebut dibagikan kepada pengendara, pekerja, musafir, hingga warga yang melintas menjelang waktu Maghrib.
Aksi sosial ini bukan sekadar kegiatan seremonial Ramadhan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran nyata bagi para siswa tentang kepedulian sosial, empati, dan nilai berbagi kepada sesama.
Pembimbing kegiatan, Daryanto, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut sengaja dirancang untuk menanamkan nilai kemanusiaan kepada para pelajar sejak dini.
“Memberi makan dan minum kepada orang yang berbuka puasa memiliki pahala besar dalam ajaran Islam. Ini bukan hanya soal takjil, tetapi bagaimana siswa belajar memahami arti berbagi dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya saat diwawancarai reporter Portallensa.com

Kegiatan ini juga melibatkan Sri Winarni, para guru, serta seluruh siswa yang terlibat secara aktif dalam proses pembagian takjil. Antusiasme para pelajar terlihat jelas saat mereka menyapa dan memberikan paket berbuka kepada para pengendara yang melintas.
Menariknya, kegiatan tersebut berlangsung tertib dan aman berkat dukungan pengamanan dari anggota Polsek Karanggede yang turut membantu mengatur arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Di tengah berbagai berita yang sering menyoroti perilaku negatif generasi muda, aksi para pelajar SMP Negeri 1 Karanggede ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kepedulian dan solidaritas masih tumbuh kuat di kalangan generasi muda.
Ramadhan memang selalu menghadirkan ruang bagi kebaikan. Namun ketika semangat itu tumbuh dari kalangan pelajar, pesan yang lahir menjadi jauh lebih kuat: bahwa masa depan masyarakat yang peduli dimulai dari pendidikan karakter hari ini. Red.Sri Winarni/Bang_Ali