Nyai Siti Syarifah Saefulloh Pimpin Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Bersama Kaum Ibu se-Kabupaten Semarang

Kabupaten Semarang – Portallensa.com
Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sebuah kegiatan keagamaan digelar dengan khidmat dan penuh antusias di Dusun Tegaron, Desa Muncul, Kecamatan Banyu Biru, Kabupaten Semarang, pada Rabu, 14 Januari 2026. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Nyai Siti Syarifah dan diikuti oleh jamaah pengajian, khususnya kaum ibu-ibu.
Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pengajian “Macan Ngaji Tegaron”, sebuah majelis taklim yang seluruh anggotanya merupakan perempuan, mayoritas ibu-ibu. Pengajian ini menjadi wadah pembinaan keagamaan yang sangat dirindukan, sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah antarjamaah.


Dalam tausiyahnya, Nyai Siti Syarifah Saefulloh menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan momentum spiritual untuk menyongsong keberkahan serta kebaikan yang diturunkan dari langit. Ia berharap, melalui kegiatan ini, segala hambatan rezeki dan kebaikan dapat terbuka dan dilancarkan oleh Allah SWT, seiring meningkatnya keimanan dan ketakwaan jamaah.


Selain sebagai sarana ibadah, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keilmuan agama yang selama ini dipelajari oleh para santri pengajian. Nyai Siti Syarifah menyebut para jamaahnya dengan istilah “Macan Ngaji”, singkatan dari Mamah Cantik Mau Ngaji, sebagai bentuk motivasi agar kaum ibu terus semangat dan istiqomah dalam menuntut ilmu agama tanpa mengenal batas usia.
Untuk memeriahkan acara, panitia juga menyelenggarakan musabaqah atau perlombaan nadhoman, yakni pembelajaran agama dalam bentuk bait-bait syair berirama. Materi yang dilombakan adalah Aqidatul Awwam, kitab dasar ilmu tauhid yang wajib dipahami setiap Muslim. Perlombaan ini diikuti dengan penuh semangat dan menjadi sarana evaluasi pembelajaran yang menyenangkan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh kaum ibu dari berbagai kecamatan di Kabupaten Semarang, antara lain Ambarawa, Tuntang, Banyu Biru, Ungaran, Pringapus, Tengaran, dan Getasan. Kehadiran jamaah lintas kecamatan ini semakin menambah semarak acara serta menunjukkan kuatnya semangat kaum ibu dalam menimba ilmu agama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri—yang sebagian besar merupakan ibu-ibu—dapat lebih memahami ajaran tauhid, menambah kecintaan terhadap ilmu agama, serta semakin istiqomah dalam belajar dan beribadah. Antusiasme peserta dan warga sekitar menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan yang dikemas edukatif dan inspiratif mampu mempererat kebersamaan masyarakat.
Acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tersebut berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kebersamaan, serta diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari syiar Islam dan penguatan nilai-nilai keimanan di tengah masyarakat Kabupaten Semarang.

Narasumber : yuniarti

Creator : imot