Kurang Jaga Jarak Aman, Truk Wing Box Hantam Truk di JLS Salatiga, Sopir Alami Luka Ringan
SALATIGA | Portallensa.com – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Salatiga, tepatnya di kawasan dekat Brama Gallery, Gamol, Kelurahan Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Jumat siang (17/7/2026).
Peristiwa tersebut melibatkan sebuah truk wing box dengan truk lain yang sedang berhenti di jalur depan.Akibat insiden itu, pengemudi truk wing box mengalami luka ringan pada bagian kaki kanan dan harus mendapatkan penanganan medis di RSU dr. Soebarkat Tjitrodiatmodjo Kota Salatiga.
Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, truk wing box bernomor polisi B-9085-UXV yang dikemudikan Wahyono (46), warga Kabupaten Banyumas, melaju dari arah Salib Putih menuju Blotongan.Setibanya di lokasi kejadian, di depannya terdapat sebuah truk yang berhenti karena memberikan kesempatan kepada kendaraan lain untuk berbelok. Diduga pengemudi truk wing box tidak memiliki jarak pengereman yang cukup sehingga tidak mampu menghindari tabrakan dan akhirnya menghantam bagian belakang truk tersebut.

“Diduga karena jarak kendaraan sudah terlalu dekat sehingga pengemudi tidak dapat menghindar saat kendaraan di depannya berhenti,” terang AKP Henry.
Benturan yang cukup keras menyebabkan bagian depan truk wing box mengalami kerusakan, sementara pengemudi mengalami luka ringan pada kaki kanan. Beruntung korban tetap dalam kondisi sadar dan segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Mendapat laporan kejadian, personel Satlantas Polres Salatiga langsung menuju lokasi guna melakukan olah TKP, mengatur arus lalu lintas, mengamankan lokasi kejadian, serta meminta keterangan dari para saksi. Polisi juga memastikan kondisi korban di rumah sakit.Polisi Ingatkan Pentingnya Menjaga Jarak Aman
Kasat Lantas menegaskan bahwa sebagian besar kecelakaan lalu lintas berawal dari kurangnya antisipasi terhadap situasi kendaraan di depan, terutama di jalur dengan kepadatan tinggi maupun mendekati persimpangan. Ia mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk selalu menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan, dan tetap fokus selama berkendara.
“Sebagian besar kecelakaan diawali karena kurangnya antisipasi terhadap kondisi lalu lintas di depan. Jaga jarak aman, hindari berkendara terlalu dekat dengan kendaraan lain, dan selalu utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” tegas AKP Henry.
Hingga saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk memastikan penyebab pasti terjadinya kecelakaan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa disiplin menjaga jarak aman merupakan salah satu faktor penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi kendaraan bermuatan besar yang membutuhkan jarak pengereman lebih panjang.( Humaspolressalatiga/Bang_Ali)
