April 18, 2026

Jelang Idul Fitri, Gerakan Pangan Murah di Bawen Diserbu Warga, Bantu Jaga Stabilitas Harga Bahan Pokok

IMG-20260314-WA0003

Bawen, Portallensa.com — Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan bahan pangan masyarakat cenderung meningkat. Kondisi ini sering diikuti dengan naiknya harga sejumlah komoditas pokok di pasaran. Untuk mengantisipasi hal tersebut sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan bekerja sama dengan Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Kecamatan Bawen, Kamis (12/3/2025).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat selama bulan suci Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, cabai, gula, serta sejumlah komoditas pangan lainnya dengan harga yang relatif lebih murah dibandingkan harga di pasar tradisional. Perbedaan harga ini membuat kegiatan tersebut langsung diserbu warga sejak pagi hari.

Puluhan hingga ratusan masyarakat dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Bawen terlihat memadati area kegiatan. Mereka datang untuk memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih bersahabat bagi kondisi ekonomi rumah tangga.

Camat Bawen, Aris Setiawan, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di tengah fluktuasi harga bahan pangan yang sering terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, program ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga bahan pokok di pasaran.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk membantu menstabilkan harga di tingkat pasar,” ujar Aris Setiawan di sela kegiatan.

Ia juga mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut sangat tinggi. Sejak pagi hari warga sudah mulai berdatangan dan mengantre untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang disediakan oleh panitia.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Sejak pagi warga sudah datang untuk berbelanja dan sebagian besar bahan pangan yang disediakan dapat habis terjual,” tambahnya.

Gerakan Pangan Murah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat, terutama menjelang momentum hari raya yang biasanya diiringi dengan lonjakan permintaan bahan pangan.

Salah satu warga yang ikut berbelanja, Siti Nurjanah, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa harga beberapa komoditas seperti beras dan minyak goreng yang dijual di lokasi kegiatan lebih murah dibandingkan harga yang ada di pasaran.

“Alhamdulillah sangat membantu kami sebagai masyarakat. Harga beras dan minyak di sini lebih murah dibandingkan di pasar, jadi bisa sedikit menghemat pengeluaran rumah tangga menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Hal senada juga dirasakan oleh warga lainnya yang berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala, terutama pada momen-momen ketika harga bahan pangan mengalami kenaikan.

Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pokoknya selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan di wilayah Kecamatan Bawen dan sekitarnya.

Program seperti ini menjadi salah satu bukti hadirnya pemerintah di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan pangan, stabilitas harga, serta daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Red. EW/Bang Ali