Pabrik Triplek di Tengaran Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

0
IMG-20260802-WA0000

KABUPATEN SEMARANG, Portallensa.com – Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik pengolahan kayu triplek di Desa Tegalrejo, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/8/2026) dini hari. Kobaran api yang berlangsung selama lebih dari delapan jam menghanguskan sebagian besar bangunan pabrik dan menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Peristiwa kebakaran terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap. Api dengan cepat membesar karena banyaknya material kayu, triplek, serta bahan pendukung produksi yang mudah terbakar. Dalam waktu singkat, kobaran api melalap hampir seluruh area pabrik.
Video amatir yang direkam warga memperlihatkan kobaran api membumbung tinggi disertai kepulan asap tebal. Besarnya kobaran membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja keras untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Dugaan sementara, api berasal dari area pengolahan oli yang digunakan sebagai bahan pemanas dalam proses produksi triplek. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang menerima laporan sekitar pukul 00.30 WIB. Melihat luasnya area yang terbakar, seluruh armada pemadam langsung dikerahkan ke lokasi.
“Informasi awal kami terima sekitar pukul 00.30 WIB. Karena kondisi kebakaran cukup besar, seluruh armada yang tersedia langsung kami kerahkan,” ujar Slamet Widodo, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang.
Sebanyak 10 unit mobil pemadam diterjunkan untuk memadamkan api, terdiri atas enam unit dari Kabupaten Semarang, dua unit dari Kota Salatiga, dan dua unit bantuan dari Kabupaten Boyolali.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga menerapkan strategi penyekatan guna mencegah api merembet ke bagian lain maupun ke bangunan di sekitar pabrik.
“Tantangan utama adalah material yang mudah terbakar serta luas area pabrik. Kami melakukan penyekatan terlebih dahulu, kemudian memadamkan api secara bertahap dari bagian luar menuju ke dalam,” jelas Slamet.
Pabrik yang memiliki luas sekitar 100 x 100 meter tersebut membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Setelah berjibaku selama lebih dari delapan jam, api akhirnya berhasil dikendalikan. Hingga sekitar pukul 09.00 WIB, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Akibat kejadian tersebut, sekitar 80 persen bangunan pabrik beserta mesin produksi, bahan baku, dan produk triplek siap kirim mengalami kerusakan berat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Saat ini, aparat Polres Semarang masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi industri berbahan dasar kayu agar terus meningkatkan standar keselamatan kerja, khususnya dalam pengelolaan bahan bakar, sistem pemanas, dan upaya pencegahan kebakaran demi meminimalkan risiko terjadinya insiden serupa.
(Red.tomi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *