Mei 4, 2026

SISWI SMKN 1 SALATIGA SABET EMAS LKS JATENG 2026, SIAP HARUMKAN JAWA TENGAH DI AJANG NASIONAL

IMG-20260503-WA0006

Salatiga –//portallensa.com//– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMK Negeri 1 Salatiga. Monica Lukman Halim, siswi jurusan Kecantikan dan Spa, berhasil meraih Juara 1 bidang Hair Dresser dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026 yang digelar di Purwokerto pada 14–16 April 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMK mampu tampil profesional, kreatif, dan kompetitif di bidang industri kecantikan yang terus berkembang pesat. Dalam kompetisi bergengsi yang mempertemukan siswa-siswi terbaik dari seluruh Jawa Tengah itu, Monica tampil memukau dengan kemampuan teknik yang presisi, kreativitas tinggi, serta penguasaan tren hair styling modern.

Tidak hanya mengandalkan kemampuan dasar, Monica juga sukses menyelesaikan empat modul kompetisi yang cukup kompleks dan menuntut ketelitian tinggi, yakni ladies perming, colouring dan cutting, styling, commercial man cutting dan colouring, serta hair extension. Seluruh tahapan tersebut membutuhkan kemampuan artistik, teknik profesional, manajemen waktu, hingga ketepatan dalam mengeksekusi konsep penataan rambut sesuai standar industri.

Di tengah persaingan ketat antar peserta dari berbagai daerah, Monica mampu menunjukkan kualitas terbaiknya hingga akhirnya meraih medali emas dan dinobatkan sebagai Juara 1 Hair Dresser LKS Jawa Tengah 2026.
Atas prestasi tersebut, Monica akan menjadi wakil Provinsi Jawa Tengah untuk melaju ke ajang LKS tingkat Nasional yang diperkirakan akan diselenggarakan di Jakarta pada bulan Juni mendatang.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMKN 1 Salatiga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengasah kemampuan, berani berkompetisi, dan percaya diri menghadapi tantangan di tingkat yang lebih tinggi.

Kepala Program Keahlian Kecantikan, Ibu Neni, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian yang diraih Monica. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan guru pembimbing, serta lingkungan belajar yang terus mendorong siswa untuk berkembang sesuai kompetensi keahlian masing-masing.
“Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa agar terus belajar, berlatih, dan tidak takut bersaing. Kami berharap Monica bisa kembali memberikan hasil terbaik di tingkat nasional dan mengharumkan nama Jawa Tengah,” ujarnya.

Ajang LKS sendiri menjadi salah satu wadah penting untuk mengukur kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Melalui kompetisi ini, siswa SMK tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental, kreativitas, dan profesionalisme yang menjadi kebutuhan utama dunia kerja saat ini.
Dengan semangat, disiplin, dan persiapan yang matang, Monica diharapkan mampu kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional serta menjadi contoh generasi muda yang mampu membuktikan bahwa pendidikan vokasi memiliki kualitas dan daya saing yang luar biasa. //Yuni/Bang_Ali//.