April 18, 2026

Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, Polres Kendal Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Terkendali

WhatsApp Image 2026-03-13 at 7.47.18 AM

KENDAL — Menjelang arus mudik Lebaran, jajaran kepolisian bersama unsur pemerintah dan instansi terkait mulai mematangkan persiapan pengamanan. Hal itu ditandai dengan digelarnya Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di halaman Mapolres Kendal, Kamis (11/3/2026) sore.

Apel yang berlangsung pukul 16.00–16.40 WIB tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan personel, perlengkapan, serta koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dyah Kartika Permanasari sebagai inspektur upacara. Hadir pula Hendry Susanto Sianipar, Bagus Setiawan, Mahfud Sodiq, serta jajaran pejabat dari TNI, Kejaksaan, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait lainnya.

Dalam amanat yang dibacakan Bupati Kendal, disampaikan pesan dari Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya kesiapan personel serta soliditas kerja sama antarinstansi.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026,” ujar Dyah Kartika Permanasari saat membacakan amanat Kapolri.

Lonjakan Pemudik Jadi Perhatian

Pemerintah memprediksi mobilitas masyarakat pada musim mudik tahun ini akan sangat tinggi. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

Lonjakan mobilitas ini menjadi tantangan tersendiri bagi aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran lalu lintas serta keselamatan para pemudik.

161 Ribu Personel Gabungan Dikerahkan

Operasi Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, serta berbagai instansi pendukung lainnya.

Secara nasional, aparat juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan, yang terdiri dari:

  • 1.624 Pos Pengamanan
  • 779 Pos Pelayanan
  • 343 Pos Terpadu

Pengamanan difokuskan pada lebih dari 185 ribu objek vital, termasuk masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, bandara, hingga kawasan wisata yang diperkirakan akan dipadati pengunjung selama libur Lebaran.

Sinergi Daerah Kunci Keamanan Mudik

Di Kabupaten Kendal sendiri, apel gelar pasukan diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari personel Polres Kendal, Kodim 0715 Kendal, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, hingga organisasi masyarakat seperti Senkom Mitra Polri, Organisasi Amatir Radio Indonesia, dan Radio Antar Penduduk Indonesia.

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan bahwa pengamanan mudik bukan hanya tugas aparat keamanan, melainkan kerja bersama seluruh komponen masyarakat.

Selain pengamanan lalu lintas, operasi ini juga menitikberatkan pada pelayanan masyarakat, penanganan potensi bencana, hingga pengawasan terhadap gangguan keamanan selama perayaan Lebaran.

Edukasi untuk Pemudik

Aparat juga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik, antara lain dengan memastikan kondisi kendaraan layak jalan, memanfaatkan rest area secara bijak, serta mematuhi aturan lalu lintas.

Dengan kesiapan personel, dukungan sarana prasarana, serta sinergi lintas sektor, Operasi Ketupat Candi 2026 diharapkan mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang merayakan Lebaran maupun melakukan perjalanan mudik.

Apel gelar pasukan di Mapolres Kendal sendiri berlangsung tertib dan aman hingga selesai pada pukul 16.40 WIB, menandai dimulainya rangkaian pengamanan besar untuk menyambut arus mudik tahun ini. Red. Bang_Ali