PROGRAM MBG JADI PENOPANG EKONOMI RAKYAT, WARGA CILACAP DESAK PEMERINTAH JAGA KEBERLANJUTANNYA

Screenshot_20260625_112728

Portallensa.com// CILACAP – Gelombang dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggema di Kabupaten Cilacap. Ratusan perwakilan dari Paguyuban Pedagang Pasar, Paguyuban Petani, hingga Paguyuban Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) turun menyuarakan aspirasi dalam aksi damai yang digelar Senin (22/6).

 

Aspirasi tersebut mendapat respons langsung dari Pemerintah Kabupaten Cilacap. Perwakilan massa diterima dalam audiensi bersama Plt. Bupati Cilacap Ammy Amalia, Kapolresta Cilacap, dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cilacap di Ruang Rapat Wakil Bupati.

 

Berbeda dengan aksi demonstrasi pada umumnya yang identik dengan tuntutan, massa yang hadir justru membawa pesan dukungan. Mereka meminta agar Program MBG yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto tetap berjalan dan tidak terhambat oleh persoalan teknis maupun kepentingan tertentu.

 

Menurut para peserta audiensi, manfaat program tersebut telah dirasakan secara nyata oleh berbagai lapisan masyarakat. Tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi rakyat dari hulu hingga hilir.

 

“Ini bukan sekadar program makan gratis. Ini program yang menghidupkan pasar, menyerap hasil pertanian, membuka lapangan pekerjaan, dan memberikan harapan bagi masyarakat kecil,” ujar salah satu perwakilan peserta aksi.

 

Para pedagang pasar mengaku mengalami peningkatan omzet sejak kebutuhan bahan pangan untuk dapur-dapur SPPG mulai dipasok secara rutin. Berbagai komoditas seperti beras, sayuran, telur, ikan, dan kebutuhan pokok lainnya mengalami peningkatan permintaan yang signifikan.

 

Di sisi lain, para petani dan nelayan juga merasakan dampak positif karena hasil panen dan tangkapan mereka memiliki pasar yang jelas. Kondisi ini dinilai mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil yang selama ini kerap menghadapi ketidakpastian pasar.

 

“Kami berharap pemerintah terus mengawal program ini. Jangan sampai program yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat justru terhambat atau dihentikan,” tegas salah satu perwakilan petani.

 

Dukungan terhadap MBG juga datang dari para mitra SPPG yang selama ini terlibat langsung dalam proses penyediaan dan distribusi makanan bergizi. Mereka menilai program tersebut telah menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang mampu menggerakkan perekonomian lokal secara luas.

 

Audiensi berlangsung kondusif dan penuh semangat kebersamaan. Pemerintah Kabupaten Cilacap menyatakan akan menampung seluruh aspirasi yang disampaikan serta terus mendukung program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Fenomena ini menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya dipandang sebagai program sosial semata, tetapi telah berkembang menjadi salah satu instrumen penggerak ekonomi kerakyatan. Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dihadapi masyarakat, keberlanjutan program tersebut dinilai menjadi harapan bagi pedagang pasar, petani, nelayan, hingga pekerja sektor informal yang menggantungkan penghidupannya pada perputaran ekonomi lokal.

 

“Ketika pasar hidup, petani terserap hasil panennya, nelayan memperoleh kepastian pembeli, dan masyarakat kecil mendapatkan pekerjaan, maka yang sesungguhnya sedang dibangun adalah fondasi kesejahteraan rakyat,” demikian pesan yang mengemuka dalam audiensi tersebut.(humas pemkab cilacap/Bang_Ali)