TRAGEDI CURUG LAWE: POHON BERINGIN RAKSASA TUMBANG, WISATA LIBURAN BERUJUNG MAUT

0
IMG-20261108-WA0008

KENDAL – PORTALLENSA.COM – Suasana wisata yang semula menjadi tempat melepas penat mendadak berubah menjadi tragedi. Sebuah pohon beringin berukuran besar tumbang dan menimpa empat wisatawan di kawasan Wisata Curug Lawe, Desa Ngesrepbalong, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Sabtu (7/11/2026). Satu orang meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka ringan.

Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat kejadian, keempat wisatawan tengah menikmati suasana air terjun dan bermain air. Namun, tanpa diduga, pohon beringin yang berada di sisi barat kawasan wisata tiba-tiba roboh dan langsung menimpa mereka.

Dugaan sementara, tumbangnya pohon dipicu pergerakan tanah di sekitar lokasi. Insiden tersebut pun sontak mengubah suasana rekreasi menjadi kepanikan dan upaya penyelamatan.

Mendapat laporan kejadian, tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi. Tim KPP Semarang tiba sekitar pukul 18.00 WIB dan segera berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan evakuasi.

Upaya penyelamatan berlangsung hingga akhirnya sekitar pukul 18.35 WIB, seluruh korban berhasil dievakuasi. Tiga korban selamat dengan luka ringan, sedangkan satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Dhea Sivaul Qolbi (19), warga Desa Pecabean, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

Sementara tiga korban lainnya masing-masing Bimo Putra Maulana (20), warga Pecabean, Tegal; Aura Artika (20), warga Pandean, Kaliwungu; serta Dina (20), warga Sarirejo, Kaliwungu. Seluruh korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Limbangan untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Limbangan: Wisatawan Diminta Lebih Waspada

Kapolsek Limbangan AKP Sigit Wibowo, SH, membenarkan peristiwa tersebut. Pihak kepolisian turut membantu proses evakuasi bersama tim SAR gabungan dan unsur terkait lainnya.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas terjadinya musibah ini yang mengakibatkan korban jiwa. Kami juga mengingatkan pengelola wisata dan wisatawan di wilayah Kabupaten Kendal agar selalu waspada, mengingat cuaca ekstrem, curah hujan yang tidak menentu, angin kencang, serta potensi pohon tumbang dan tanah longsor,” ungkapnya.

Operasi pencarian dan penyelamatan resmi dinyatakan selesai pada pukul 18.45 WIB. Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan kejadian tersebut, di antaranya KPP Semarang, BPBD Kabupaten Kendal, Polsek Limbangan, Koramil Limbangan, PMI, serta masyarakat sekitar.

Keselamatan Wisata Tak Boleh Diabaikan

Tragedi Curug Lawe menjadi pengingat bahwa keindahan alam dan aktivitas wisata menyimpan risiko yang tidak boleh dianggap sepele, terlebih ketika kondisi cuaca sedang tidak bersahabat.

Pengelola wisata perlu memastikan kondisi lingkungan tetap aman, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap pepohonan besar, kondisi tanah, serta titik-titik yang berpotensi membahayakan pengunjung.

Sebab, keselamatan wisatawan bukan sekadar pelengkap pelayanan, melainkan tanggung jawab yang harus menjadi prioritas.

Di balik keindahan Curug Lawe, kini tersisa duka bagi keluarga korban. Liburan yang seharusnya menghadirkan kenangan indah justru berakhir dengan kehilangan nyawa.

Bang Ali Jurnalis
PORTALLENSA.COM – Cepat, Akurat, Berimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *