Sudaryono Resmi Pimpin Badan Gizi Nasional, Prabowo Percayakan Program MBG kepada Wajah Baru
Jakarta, PortalLensa.com | 22 Juli 2026 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik Sudaryani Deyang yang telah mengundurkan diri dari jabatannya.Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.
Dengan keputusan ini, Sudaryono memikul amanah besar untuk memimpin salah satu lembaga strategis yang menjadi ujung tombak peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia.Badan Gizi Nasional merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang dibentuk pada 15 Agustus 2024 berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024.
Lembaga ini memiliki tugas utama menyelenggarakan pemenuhan gizi nasional, termasuk menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.Pergantian kepemimpinan ini menjadi perhatian publik mengingat Program MBG menyasar jutaan anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok rentan lainnya.
Keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari tersalurkannya makanan bergizi, tetapi juga dari kualitas pengelolaan, pemerataan distribusi, transparansi anggaran, serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Masyarakat tentu berharap kepemimpinan Sudaryono mampu membawa Badan Gizi Nasional semakin profesional, akuntabel, dan responsif terhadap berbagai tantangan di lapangan. Sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, pelaku UMKM, serta masyarakat menjadi faktor penting agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata hingga ke pelosok negeri.
Dengan amanah baru ini, Sudaryono dihadapkan pada ekspektasi besar untuk memastikan setiap kebijakan di bidang gizi berjalan tepat sasaran. Sebab, investasi terbaik bagi masa depan bangsa bukan hanya pembangunan infrastruktur, melainkan juga memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan memperoleh hak atas gizi yang layak.{Kang Gito/ Bang_Ali)
