Mei 13, 2026

Reklamasi Tambang Jadi Sorotan Hari Bumi 2026, Gubernur Jateng Tanam Pohon di Bawen

IMG-20260513-WA0002

BAWEN —// Portallensa.comPeringatan Hari Bumi 2026 menjadi momentum penting bagi dunia pertambangan di Kabupaten Semarang. PT Jati Kencana yang berlokasi di Kandangan, Polosiri, Kecamatan Bawen, menggelar kegiatan reklamasi dan penghijauan di area bekas tambang yang telah selesai dikerjakan, Selasa (13/5/2026).

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB dan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah bersama jajaran kepala dinas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bupati Kabupaten Semarang, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan.

Suasana kawasan tambang yang sebelumnya identik dengan aktivitas pengerukan berubah menjadi area hijau penuh semangat pelestarian lingkungan. Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman pohon secara simbolis sebagai bentuk komitmen pemulihan lingkungan pasca tambang.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha pertambangan wajib tertib dan taat terhadap aturan, khususnya terkait kewajiban reklamasi.

“Reklamasi pertambangan sangat penting dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Jangan sampai aktivitas tambang meninggalkan kerusakan yang merugikan masyarakat maupun generasi mendatang,” tegasnya di hadapan peserta kegiatan.

Usai memberikan sambutan, gubernur bersama jajaran pemerintah daerah dan pihak perusahaan yang diwakili Bapak Arif dari PT Kencana Beton melanjutkan penanaman pohon di area reklamasi.

Sementara itu, Manajer PT Jati Kencana, Dahwan, menjelaskan bahwa total luas lahan tambang mencapai sekitar 22 hektare dan hingga kini belum seluruhnya selesai ditambang. Area reklamasi yang dilakukan saat ini baru mencakup sebagian lahan yang sudah selesai dieksploitasi.

Menurutnya, perusahaan telah menyiapkan konsep jangka panjang agar lahan reklamasi tidak hanya kembali hijau, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan wisata bagi masyarakat.

“Ke depan lokasi reklamasi ini rencananya akan dijadikan objek wisata ramah lingkungan. Nantinya juga akan dilengkapi hewan-hewan peliharaan agar lebih menarik, khususnya bagi anak-anak sekolah,” jelas Dahwan.

Ia menambahkan, kegiatan penghijauan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah terkait perlindungan dan pelestarian lingkungan hidup.

Dengan adanya reklamasi dan penanaman kembali kawasan tambang, diharapkan area bekas pertambangan tidak menjadi lahan rusak dan terbengkalai, melainkan dapat memberikan manfaat baru bagi masyarakat serta menjadi contoh bahwa aktivitas industri tetap dapat berjalan berdampingan dengan upaya menjaga kelestarian alam. //F03//Bang_Ali//