PPDI Kabupaten Semarang Perkuat Konsolidasi: Kawal Kesejahteraan, Dorong Pemerintahan Desa Bersih dan Berintegritas

0
IMG-20260902-WA0016

Kabupaten Semarang —Portal lensa.com– DPD Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Semarang terus memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong terwujudnya pemerintahan desa yang bersih, profesional, dan berintegritas.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi DPD PPDI Kabupaten Semarang yang digelar di Balai Desa Tuntang, Selasa (1/9/2026). Forum tersebut dipimpin Ketua Umum DPD PPDI Kabupaten Semarang, Kuh Hadianto, bersama jajaran pengurus dan dihadiri para Koordinator Kecamatan (Korcam) se-Kabupaten Semarang atau yang mewakili.

Rapat tidak sekadar menjadi forum konsolidasi internal. Sejumlah agenda strategis yang berkaitan langsung dengan tata kelola pemerintahan desa, kesejahteraan Kepala Desa dan Perangkat Desa, serta persiapan Pilkades Serentak Gelombang I turut menjadi pembahasan.

Bagi PPDI, penguatan organisasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Perangkat desa sebagai bagian dari unsur pemerintahan di tingkat paling dekat dengan masyarakat dinilai memiliki posisi penting dalam menjaga agar roda pemerintahan berjalan sesuai aturan, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kesejahteraan dan Integritas Harus Berjalan BersamaDalam forum tersebut, PPDI Kabupaten Semarang juga kembali mengawal aspirasi peningkatan kesejahteraan Kepala Desa dan Perangkat Desa.

Sejumlah aspirasi yang akan diperjuangkan di antaranya tunjangan purna tugas sebesar 12 kali Siltap bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa yang telah purna tugas, tunjangan suami/istri, tunjangan anak maksimal tiga anak yang berusia di bawah 21 tahun dan belum bekerja, Siltap ke-13, serta tunjangan atau penghargaan luar biasa bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa yang mengalami kondisi luar biasa.

Aspirasi tersebut akan dituangkan kembali melalui Berita Acara yang sebelumnya telah ditetapkan dalam pertemuan di Joglo Pabelan, dengan sejumlah tambahan poin untuk selanjutnya disampaikan kepada para pemangku kebijakan.

Namun, perjuangan kesejahteraan tersebut tidak boleh dilepaskan dari tanggung jawab moral sebagai aparatur pemerintahan desa.

Kesejahteraan yang lebih baik diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan profesionalisme, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Ketua Umum DPD PPDI Kabupaten Semarang, Kuh Hadianto, menegaskan bahwa seluruh aspirasi anggota akan diperjuangkan melalui mekanisme organisasi serta komunikasi yang baik dengan pemerintah.

“Apa yang menjadi aspirasi teman-teman Kepala Desa dan Perangkat Desa akan kita perjuangkan bersama melalui jalur organisasi. Tentunya dengan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan para pemangku kebijakan,” ujar Kuh Hadianto.

Dorong Desa Menjadi Pemerintahan yang Dipercaya MasyarakatPPDI Kabupaten Semarang menyadari bahwa pemerintahan desa merupakan wajah negara yang paling dekat dengan masyarakat.

Pelayanan administrasi, pembangunan, pengelolaan program pemerintah, hingga penggunaan anggaran desa bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, kualitas pemerintahan desa tidak hanya diukur dari banyaknya program pembangunan, tetapi juga dari bagaimana seluruh proses tersebut dilaksanakan secara transparan, tertib, dan sesuai ketentuan.

Dalam konteks tersebut, PPDI memiliki ruang strategis untuk mendorong anggotanya agar tidak hanya memahami tugas administratif, tetapi juga menjunjung tinggi etika pemerintahan dan kepentingan masyarakat.

Pemerintahan desa yang bersih bukan hanya bebas dari penyimpangan, tetapi juga pemerintahan yang terbuka, responsif, disiplin, dan mampu mempertanggungjawabkan setiap kebijakan kepada masyarakat.

Siap Kawal Pilkades Serentak 140 DesaSelain persoalan kesejahteraan dan tata kelola pemerintahan, rapat juga membahas persiapan Pilkades Serentak Gelombang I yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember 2026.Sebanyak 140 desa di Kabupaten Semarang akan mengikuti agenda demokrasi tersebut.

PPDI menyatakan komitmennya untuk ikut menjaga agar seluruh tahapan Pilkades berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Perangkat desa diharapkan tetap menjalankan tugas secara profesional serta menjaga netralitas sesuai ketentuan yang berlaku.

Komitmen tersebut menjadi penting karena pemerintahan desa harus tetap berjalan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, terlepas dari dinamika politik dalam pelaksanaan Pilkades.

PPDI Kabupaten Semarang juga menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan demi suksesnya pelaksanaan Pilkades.

Bantuan Pemkab Dijadwalkan 14 OktoberDalam rapat koordinasi tersebut, DPD PPDI Kabupaten Semarang juga menyepakati pelaksanaan realisasi Bantuan Pemerintah Kabupaten Semarang Tahun 2026 yang dijadwalkan pada Rabu, 14 Oktober 2026.

PPDI berharap seluruh proses dapat berjalan lancar, transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat sesuai tujuan program.Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara organisasi perangkat desa dengan pemerintah daerah.

Konsolidasi untuk Pengabdian, Bukan Sekadar OrganisasiRapat koordinasi DPD PPDI Kabupaten Semarang menjadi penegasan bahwa kekuatan organisasi tidak semata-mata diukur dari soliditas internal, tetapi juga dari kontribusinya terhadap kualitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

PPDI ingin memastikan aspirasi Kepala Desa dan Perangkat Desa memiliki saluran yang jelas dan terarah. Pada saat yang sama, organisasi juga memiliki tanggung jawab untuk terus mengingatkan bahwa jabatan di pemerintahan desa merupakan amanah publik.

Kesejahteraan diperjuangkan, tetapi integritas tidak boleh ditawar.

Dengan konsolidasi yang semakin kuat dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, PPDI Kabupaten Semarang berharap lahir pemerintahan desa yang semakin profesional, transparan, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan pemerintahan desa bukan hanya seberapa besar anggaran yang dikelola atau seberapa banyak pembangunan yang dilaksanakan, tetapi seberapa besar kepercayaan masyarakat yang berhasil dijaga.

PPDI Kabupaten Semarang: Bersatu Mengawal Aspirasi, Menjaga Integritas, Bersinergi Membangun Desa.(Bang_Ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *