Mei 26, 2026

Ojol GoFood Diduga Dianiaya dan Diancam Dibunuh oleh Karyawan Mie Gacoan Kendal

gacoan

Kendal //portallensa.com// Sebuah insiden yang memicu keprihatinan publik terjadi di salah satu gerai Mie Gacoan yang berlokasi di Jalan Pemuda No. 39, Kersan, Kabupaten Kendal, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Seorang pengemudi ojek online layanan GoFood dari platform Gojek, Muhammad Khoirul Muna (23), mengaku mengalami perundungan, pemukulan, hingga ancaman pembunuhan yang diduga dilakukan oleh sejumlah karyawan restoran tersebut.

Peristiwa bermula ketika Muna menerima pesanan pelanggan melalui aplikasi GoFood sekitar pukul 17.00 WIB dan datang ke gerai Mie Gacoan untuk mengambil orderan. Namun karena kondisi restoran sangat ramai, pesanan belum siap sehingga ia harus menunggu cukup lama.

Menurut keterangan Muna kepada portallensa.com, dirinya bahkan diminta memfoto struk pembelian sambil menunggu pesanan selesai. Sementara itu pelanggan yang memesan melalui aplikasi mulai menanyakan kepastian waktu pengantaran karena estimasi pengiriman hampir habis.

“Orderan harusnya saya ambil pukul 17.00 WIB. Tapi sampai sekitar 17.30 WIB belum juga selesai. Customer menanyakan apakah masih lama karena estimasi pengantaran hampir habis,” ungkap Muna.

Ia kemudian menanyakan langsung ke bagian packing terkait pesanan tersebut. Sebelumnya Muna juga sempat memberikan saran kepada kasir agar pemesanan online sementara dihentikan karena kondisi restoran yang terlalu ramai.

“Saya sempat menyarankan kalau memang terlalu ramai, online-nya dimatikan dulu sekitar setengah jam supaya pesanan tidak menumpuk. Tapi dijawab tidak bisa karena sistemnya berbeda, dengan nada cukup keras,” katanya.

Ketegangan justru terjadi setelah pesanan akhirnya selesai. Muna mengaku didorong secara paksa oleh salah satu karyawan keluar dari dalam restoran.

“Setelah pesanan jadi, saya didorong-dorong keluar. Saya diseret sampai depan resto sambil cekcok. Bahkan sampai area parkir masih ditarik keluar oleh beberapa karyawan,” ujarnya.

Situasi semakin memanas ketika di area parkir Muna mengaku dipukul dari belakang oleh seseorang yang diduga petugas parkir di lokasi tersebut.

Berdasarkan video yang diperoleh portallensa.com, terlihat seorang pria mengenakan kemeja biru yang diduga seragam karyawan Mie Gacoan melontarkan kata-kata kasar bahkan mengancam akan membunuh korban. Dalam rekaman tersebut tampak keributan terjadi mulai dari dalam restoran hingga ke area parkiran.

Peristiwa perundungan terhadap driver GoFood tersebut diduga dilakukan oleh lebih dari satu orang karyawan.

Pada hari yang sama, tim portallensa.com mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak manajemen gerai Mie Gacoan di Kendal. Namun kepala restoran tidak berada di lokasi karena disebut masih libur. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen terkait insiden tersebut.

Sorotan Sikap Arogan dalam Layanan Publik

Insiden ini memunculkan sorotan serius terhadap sikap arogan yang diduga ditunjukkan oknum karyawan restoran kepada mitra pengemudi ojek online. Dalam ekosistem layanan digital seperti Gojek dan GoFood, driver sejatinya merupakan bagian penting dari rantai pelayanan kepada konsumen.

Perlakuan kasar, intimidasi, hingga dugaan kekerasan terhadap pengemudi yang hanya menjalankan tugas mengambil pesanan jelas tidak dapat dibenarkan. Terlebih, restoran besar seperti Mie Gacoan dikenal memiliki standar pelayanan dan citra merek yang kuat di berbagai kota.

Peristiwa ini seharusnya menjadi bahan evaluasi serius bagi pihak manajemen. Rekrutmen karyawan tidak cukup hanya mengutamakan kecepatan kerja di dapur atau operasional restoran, tetapi juga harus mempertimbangkan sikap, etika pelayanan, serta kemampuan mengendalikan emosi di tengah tekanan kerja.

Manajemen dituntut lebih selektif dalam menerima karyawan serta memberikan pembinaan terkait standar pelayanan yang profesional dan humanis. Sebab satu tindakan arogan dari oknum karyawan dapat merusak citra perusahaan secara keseluruhan di mata publik.

Di sisi lain, perlindungan terhadap mitra pengemudi ojek online juga menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. Mereka bekerja di lapangan sebagai penghubung antara restoran dan konsumen, sehingga sudah selayaknya diperlakukan secara layak dan penuh penghormatan.

Publik kini menunggu sikap tegas dari manajemen Mie Gacoan terkait insiden ini. Apakah akan ada klarifikasi, evaluasi internal, atau langkah penindakan terhadap oknum yang terlibat.

Jika tidak ditangani secara serius, kasus seperti ini bukan hanya menjadi persoalan individu, tetapi juga dapat mencoreng kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan restoran yang selama ini dikenal luas. Red. Bang_Ali.