API KEBAKARAN GUNUNG SUMBING MELUAS KE MAGELANG, 140 HEKTARE HUTAN WONOSOBO TERBAKAR

0
Screenshot_20261022_054729

MAGELANG, PORTALLENSA.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Sumbing, Jawa Tengah, sejak Senin (19/10/2026). Api yang membakar kawasan hutan di Kabupaten Wonosobo kini meluas hingga Kabupaten Magelang akibat tiupan angin kencang. Luas lahan terbakar di wilayah Wonosobo diperkirakan mencapai 140 hektare yang tersebar di 14 titik api, sementara dampak kebakaran di Magelang masih dalam pendataan. Pemadaman terus dilakukan melalui jalur darat oleh personel gabungan dari kedua wilayah untuk mengendalikan penyebaran api.

Di balik angka 140 hektare, ada hutan yang kehilangan hijaunya, satwa yang terancam kehilangan habitat, dan ekosistem yang membutuhkan waktu panjang untuk pulih.

Gunung Sumbing bukan sekadar bentang alam yang indah. Hutan di dalamnya memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan menopang kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Karena itu, kebakaran ini tidak boleh hanya menjadi urusan petugas pemadam. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga kawasan hutan dari potensi kebakaran.

Membakar sampah sembarangan, meninggalkan api tanpa pengawasan, atau membuang puntung rokok di kawasan rawan kebakaran merupakan tindakan yang harus dihindari. Jika menemukan titik api atau kepulan asap mencurigakan, segera laporkan kepada petugas berwenang.

Pemerintah dan pihak terkait juga perlu memperkuat pengawasan, memastikan penanganan berjalan efektif, serta melakukan pemulihan kawasan setelah api berhasil dipadamkan.

Jangan menunggu hutan menjadi arang untuk menyadari betapa berharganya alam. Jangan pula membiarkan petugas berjuang sendirian menghadapi ancaman yang dampaknya dapat dirasakan banyak orang.

Gunung Sumbing sedang menghadapi ujian. Kini, kepedulian manusia harus dibuktikan melalui tindakan nyata, bukan sekadar keprihatinan.

Sebab, menyelamatkan hutan bukan hanya menjaga pepohonan, melainkan juga menjaga kehidupan dan masa depan generasi mendatang.(Bang Ali Jurnalis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *