Pasar Seni Klitikan Salatiga Simpan Potensi Besar, Pegiat Seni Harapkan Dukungan Pemerintah

0
IMG-20261030-WA0005

SALATIGA – Portallensa.com – Keberadaan pasar seni klitikan dan tosan aji di kawasan Pasar Andong, Kota Salatiga, menjadi salah satu ruang berkumpulnya para pecinta barang antik, kolektor, seniman hingga pelaku usaha barang lawasan. Beragam koleksi seperti keris, batu akik, patung, benda seni hingga berbagai peninggalan kuno dapat ditemukan di tempat tersebut.

Tidak sekadar menjadi lokasi transaksi jual beli, pasar ini juga memiliki nilai seni dan budaya. Sejumlah barang yang diperdagangkan memiliki keunikan tersendiri, mulai dari bentuk, usia hingga cerita sejarah yang menyertainya.

Keberadaan keris dan berbagai jenis tosan aji juga menambah daya tarik tersendiri bagi kolektor maupun masyarakat yang tertarik mengenal lebih jauh peninggalan budaya Nusantara.

Para pegiat seni setempat menyebut keberadaan pasar tersebut selama ini tidak hanya menarik perhatian masyarakat Salatiga dan daerah sekitarnya. Pengunjung dari luar daerah, bahkan wisatawan mancanegara, disebut beberapa kali datang untuk melihat koleksi yang ditawarkan. Sebagian di antaranya tertarik membeli barang seni maupun barang antik untuk dijadikan koleksi.

Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan menjadi salah satu daya tarik wisata seni dan budaya di Kota Salatiga. Terlebih, posisi Salatiga yang strategis serta dikenal sebagai kota yang memiliki keberagaman masyarakat dinilai menjadi modal untuk memperkenalkan pasar seni kepada khalayak yang lebih luas.

Namun, sejumlah pegiat dan pedagang barang seni menilai potensi Pasar Seni Klitikan dan Tosan Aji tersebut masih membutuhkan perhatian serta pengembangan lebih serius.

Paguyuban dan tokoh seni berharap Pemerintah Kota Salatiga dapat ikut hadir melalui kebijakan yang mendukung pengembangan pasar, mulai dari penataan kawasan, promosi, penyelenggaraan agenda seni dan budaya secara rutin hingga peningkatan fasilitas bagi pedagang maupun pengunjung.

Mereka berharap pemerintah, paguyuban, pedagang, kolektor dan komunitas seni dapat duduk bersama merumuskan konsep pengembangan yang tepat tanpa menghilangkan karakter khas pasar klitikan.

Salah satu gagasan yang dinilai dapat dikembangkan adalah menjadikan kawasan tersebut sebagai sentra seni, barang antik dan tosan aji Salatiga, dengan agenda rutin seperti pameran keris dan benda pusaka, bursa barang antik, pameran batu akik, pertunjukan seni tradisional hingga kegiatan edukasi mengenai sejarah benda-benda peninggalan masa lalu.

Promosi melalui media sosial, media massa serta kalender pariwisata Kota Salatiga juga dinilai penting agar keberadaan pasar semakin dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara.

Di sisi lain, pengembangan pasar barang antik juga perlu memperhatikan aspek legalitas dan asal-usul benda yang diperjualbelikan, terutama terhadap benda yang memiliki nilai sejarah atau termasuk kategori cagar budaya. Dengan demikian, aktivitas ekonomi dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan.

Para pegiat seni berharap Pasar Seni Klitikan dan Tosan Aji tidak sekadar dipandang sebagai tempat jual beli barang lama, tetapi dapat berkembang menjadi ruang ekonomi kreatif sekaligus tempat pelestarian seni dan budaya.

Sinergi antara pemerintah, pelaku seni, pedagang, komunitas dan masyarakat diyakini menjadi kunci. Jika dikelola dan dipromosikan secara konsisten, pasar seni tersebut berpotensi menjadi salah satu ikon baru wisata budaya di jantung Kota Salatiga.

“Kami berharap ada perhatian dan keterlibatan pemerintah untuk bersama-sama memajukan pasar seni ini. Potensinya besar, tinggal bagaimana ditata, dipromosikan dan dikembangkan agar semakin dikenal,” demikian harapan yang disampaikan kalangan pegiat seni.

Harapan itu sekaligus menjadi dorongan agar kekayaan seni dan barang lawasan yang selama ini tumbuh dari komunitas tidak kehilangan ruang, tetapi justru mampu memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat identitas seni dan budaya Kota Salatiga. ( Suprianto/ibenk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *