Pohon Tumbang di Jalan Pandanaran Semarang, Dua Pengendara Motor Meninggal Dunia
SEMARANG —PORTALLENSA.COM– Suasana di Jalan Pandanaran, Kota Semarang, mendadak berubah mencekam pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 11.50 WIB. Sebuah pohon yang berada di sisi jalan tiba-tiba tumbang dan melintang ke badan jalan, tepat di depan RS Hermina Semarang.
Naas, saat pohon roboh, sejumlah pengguna jalan tengah melintas. Batang pohon kemudian menimpa pengendara sepeda motor yang berada di lokasi.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dua pengendara sepeda motor meninggal dunia, sementara satu orang lainnya mengalami luka ringan.
Korban luka diketahui mengalami lecet pada bagian wajah dan telinga serta mengeluhkan sakit pada bagian lutut. Korban selanjutnya mendapat penanganan medis.

Tak lama setelah kejadian, warga dan petugas yang berada di sekitar lokasi berupaya membantu proses evakuasi. Ambulans PMI Kota Semarang tiba sekitar pukul 12.10 WIB dan membawa salah satu korban ke RSUP Dr. Kariadi Semarang. Sementara korban lainnya mendapatkan penanganan di RS Hermina Semarang.
Dua sepeda motor yang terdampak juga diamankan dari lokasi untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.
Sejumlah saksi di lokasi menyebut pohon tersebut tumbang secara tiba-tiba ketika arus lalu lintas sedang ramai. Kejadian berlangsung cepat sehingga pengguna jalan yang melintas tidak sempat menghindar.
Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito, S.H., M.H., mengatakan pihaknya bersama unsur terkait langsung melakukan penanganan setelah menerima informasi kejadian.
“Personel langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP, membantu proses evakuasi korban, mendata saksi, dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melintas di kawasan yang banyak terdapat pepohonan. Kondisi cuaca dan faktor lingkungan dapat meningkatkan risiko pohon tumbang secara tiba-tiba.
Hingga berita ini ditulis, penanganan di lokasi masih dilakukan dan informasi terkait identitas para korban menunggu keterangan resmi dari pihak terkait.(Bang_Ali)
