Adu Banteng Dua Motor di Jl Veteran Salatiga, Satu Pengendara Diduga Meninggal di Tempat
SALATIGA – Portallensa.com– Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Veteran, tepatnya di pertigaan TC, Tegalrejo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.
Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor, yakni Kawasaki Ninja yang melaju dari arah Solo dan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai seorang pedagang sayur dari arah Pasar Sapi menuju Tegalrejo.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun di lokasi, pengendara Ninja diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Sepeda motor tersebut juga disebut tidak menggunakan plat nomor.
Sementara itu, pengendara Vario yang merupakan tukang sayur sedang berbelok dari arah Pasar Sapi menuju Tegalrejo. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat diduga membuat pengendara Ninja tidak sempat menghindar.
Benturan keras pun tak terelakkan. Kedua sepeda motor terlibat tabrakan frontal atau adu banteng.
Akibat kecelakaan tersebut, satu pengendara dilaporkan diduga meninggal dunia di lokasi kejadian. Namun, kepastian mengenai identitas korban maupun kondisi korban masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras bahwa jalan raya bukan tempat untuk menguji kecepatan. Sedikit saja kehilangan kendali atau terlambat mengantisipasi kendaraan lain, akibatnya bisa sangat fatal.
Terlebih pada pagi hari, ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat dan banyak warga berangkat bekerja maupun menjalankan aktivitas ekonomi, termasuk para pedagang sayur yang harus mengejar waktu menuju pasar atau tempat berjualan.
Saat ini kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Salatiga. Petugas melakukan penanganan di lokasi sekaligus mengumpulkan keterangan untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan.
Jangan Sampai Pulang Tinggal Nama
Kecelakaan di jalan raya bukan sekadar soal kendaraan rusak atau kemacetan sesaat. Di balik sebuah kecelakaan, ada keluarga yang menunggu kepulangan seseorang.
Karena itu, kecepatan bukanlah ukuran keberanian. Mengalah di jalan bukan berarti kalah. Memberikan ruang kepada pengendara lain justru merupakan bentuk tanggung jawab untuk menyelamatkan nyawa.
Waspada saat berkendara. Kurangi kecepatan di persimpangan. Pastikan kondisi jalan aman sebelum berbelok atau melintas. Hormati pengguna jalan lainnya.
Sebab ada keluarga yang menunggu di rumah.
(AgS/Bang_Ali).
