Semangat Persatuan Warnai Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222, Tari Saman hingga Fragmen Sejarah Memukau Ribuan Warga

0
IMG-20260729-WA0017

KLATEN | Portallensa.com – Semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan rasa syukur menyatu dalam puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222 yang digelar secara khidmat sekaligus meriah di Alun-Alun Klaten, Selasa (28/7/2026).

Ribuan peserta dari berbagai unsur memadati kawasan alun-alun. Prajurit TNI-Polri, pelajar, aparatur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum mengikuti upacara yang menjadi puncak rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Klaten.

Suasana semakin semarak ketika beragam pertunjukan budaya Nusantara ditampilkan. Tidak hanya menghadirkan kesenian khas Jawa, peringatan tahun ini juga menampilkan Tari Saman Gayo yang dibawakan sembilan mahasiswa asal Aceh. Penampilan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan maupun masyarakat.

Kemeriahan berlanjut melalui Tari Payung Juwiring yang sarat makna budaya lokal, disusul Tari Kolosal yang mengangkat Fragmen Hadeking Kabupaten Klaten sebagai pengingat perjalanan panjang sejarah daerah. Seluruh rangkaian pertunjukan ditutup dengan formasi angka 222, simbol usia Kabupaten Klaten yang telah memasuki lebih dari dua abad perjalanan pembangunan.

Penampilan Tari Saman dan Tari Payung Juwiring menjadi simbol eratnya persahabatan antara Pemerintah Kabupaten Klaten dengan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Kolaborasi budaya tersebut mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Klaten,

Turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Klaten, para mantan Bupati dan Wakil Bupati Klaten, pimpinan daerah se-Solo Raya, serta Bupati Gayo Lues sebagai tamu kehormatan.

Dalam amanatnya, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan bahwa Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222 mengusung tema “Sata Hamemayu Raharja”, yang mengandung makna semangat kebersamaan dalam merawat, menjaga, dan memelihara kemajuan daerah demi mewujudkan kesejahteraan serta kemakmuran masyarakat.

“Lewat peringatan Hari Jadi Klaten ke-222 ini, mari kita syukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya sumber air dan kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Klaten. Mari kita bekerja sama dan bergotong royong membangun Kabupaten Klaten yang lebih maju,” ujar Hamenang.

Sebagai penutup rangkaian acara, Bupati Klaten melakukan prosesi pemotongan tumpeng Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222. Tradisi tersebut menjadi simbol ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar Kabupaten Klaten terus berkembang menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya sebagai identitas daerah.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Klaten tahun ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat persatuan, melestarikan warisan budaya, dan meneguhkan komitmen bersama untuk mewujudkan Klaten yang semakin maju serta memberi manfaat bagi seluruh masyarakat.

Jurnalis: Mbah Sugeng/Editor: Bang_Ali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *