Ribuan Warga Padati Alun-alun, 7.000 Porsi Kenduri Rakyat Ludes dalam Hitungan Menit Warnai HUT ke-1.276 Kota Salatiga
SALATIGA | Portallensa.com – Semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1.276 Kota Salatiga. Ribuan warga dari berbagai penjuru kota memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat, sebuah tradisi yang menjadi simbol rasa syukur sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Sejak pagi, masyarakat telah berdatangan memenuhi kawasan Alun-alun. Tidak hanya warga Salatiga, sejumlah wisatawan yang sedang berkunjung pun ikut larut dalam suasana penuh kehangatan tersebut.
Panitia bersama DPRD Kota Salatiga menyiapkan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta sebuah gunungan hasil bumi sebagai wujud syukur atas bertambahnya usia Kota Salatiga. Begitu pembagian dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, ratusan stan kuliner langsung diserbu masyarakat. Dalam waktu kurang dari lima menit, ribuan porsi makanan habis dibagikan.
Antusiasme masyarakat begitu tinggi. Warga rela mengantre dan berdesakan demi merasakan kebersamaan dalam tradisi kenduri rakyat yang telah menjadi agenda tahunan dan selalu dinantikan.
Dua wisatawan asal Bandung, Wilma dan Amel, mengaku awalnya hanya berniat menikmati suasana Alun-alun Salatiga. Namun melihat keramaian yang luar biasa, keduanya ikut mengantre bersama masyarakat.
“Awalnya hanya jalan-jalan di Alun-alun, ternyata ramai sekali. Akhirnya ikut antre juga. Seru dan meriah,” ujar Wilma.
Menurutnya, pengalaman pertama mengikuti kenduri rakyat di Salatiga memberikan kesan mendalam. Ia menilai tradisi tersebut bukan sekadar pembagian makanan gratis, tetapi juga memperlihatkan kedekatan antara masyarakat dan pemerintah.
Hal senada disampaikan Widiastuti, warga Salatiga yang mengaku selalu menantikan acara tersebut setiap tahun.
“Senang bisa dapat makanan gratis. Tahun lalu saya juga ikut. Semoga acara seperti ini terus dilaksanakan karena menjadi momen kebersamaan warga,” ungkapnya.
Ketua DPRD Kota Salatiga, Dance Ishak Palit, mengatakan bahwa rangkaian HUT ke-1.276 Kota Salatiga sengaja dikemas lebih dekat dengan masyarakat. Setelah pelaksanaan rapat paripurna di Alun-alun, kegiatan dilanjutkan dengan Kenduri Rakyat sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Kota Salatiga.
“Kami menyediakan 7.000 porsi makanan untuk masyarakat sebagai ungkapan syukur menyambut hari jadi Kota Salatiga. Kenduri rakyat ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.Ia berharap semangat gotong royong dan persatuan yang tercermin dalam kenduri rakyat dapat terus menjadi fondasi pembangunan Kota Salatiga menuju kota yang semakin maju, modern, sejahtera, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.
Momentum HUT ke-1.276 ini juga menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya ikatan sosial, kepedulian, dan kebersamaan masyarakatnya. Kenduri rakyat menjadi bukti bahwa tradisi mampu menjadi perekat persaudaraan sekaligus menghadirkan kebahagiaan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. (Tim Redaksi/Bang_Ali).
