April 18, 2026

Peluh, Gotong Royong, dan Harapan: Pra TMMD Sengkuyung di Desa Pucung

630233004_122162512184612404_5692250850885706283_n

Bancak, Kab. Semarang – //Portallensa.com//- Pagi baru saja beranjak ketika Dusun Krajan IV, Desa Pucung, Kecamatan Bancak, mulai dipenuhi aktivitas yang berbeda dari biasanya. Deru alat kerja berpadu dengan suara sapaan hangat antara prajurit TNI dan warga desa. Di sinilah Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I Kodim 0714/Salatiga Tahun 2026 dimulai—sebuah tahapan awal yang menandai komitmen nyata TNI dalam mendampingi pembangunan desa. Dipimpin oleh DPP Serma Juriyanto, Koramil 04/Bringin bersama 14 orang anggotanya hadir tidak sebagai aparat yang berjarak, melainkan sebagai mitra masyarakat.

Kegiatan Pra TMMD ini menjadi fase krusial untuk memastikan seluruh sasaran program dapat berjalan optimal. Mulai dari persiapan fisik hingga pemetaan kebutuhan warga, semuanya dilakukan dengan pendekatan partisipatif. TNI tidak datang membawa konsep dari balik meja, tetapi menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Pendekatan ini menjadikan pembangunan bukan sekadar proyek, melainkan proses bersama yang berakar pada kebutuhan riil warga Dusun Krajan IV.

Di lapangan, pemandangan kebersamaan begitu terasa. Prajurit berseragam loreng bekerja berdampingan dengan warga yang mengenakan pakaian sederhana. Tak ada perbedaan status—yang ada hanya tujuan bersama. Peluh yang menetes menjadi saksi kerja keras, sementara obrolan ringan di sela aktivitas menghadirkan suasana kekeluargaan. Bagi warga, kehadiran TNI membawa semangat baru; bagi prajurit, desa adalah ruang pengabdian yang sesungguhnya.

Lebih dari pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung menyentuh sisi kemanusiaan. Program ini membuka ruang dialog, menumbuhkan kepercayaan, dan memperkuat ikatan sosial. Warga tidak hanya merasa dibantu, tetapi juga dihargai sebagai subjek pembangunan. Nilai gotong royong yang menjadi identitas bangsa kembali dihidupkan, membuktikan bahwa pembangunan yang berkelanjutan lahir dari kolaborasi, bukan sekadar instruksi.

Melalui Pra TMMD Sengkuyung I Tahun 2026 ini, Kodim 0714/Salatiga menegaskan peran TNI sebagai bagian tak terpisahkan dari rakyat. Di Dusun Krajan IV, kemanunggalan TNI dan masyarakat bukan sekadar slogan, tetapi realitas yang tampak dalam kerja nyata. Dari desa, harapan dibangun—bahwa dengan kebersamaan, pembangunan yang adil dan merata dapat diwujudkan, dan masa depan yang lebih baik dapat dirintis bersama. Red. Bang_Ali