April 30, 2026

Temuan Mayat di Reservoir Siranda, PDAM Tirta Moedal Pastikan Distribusi Air Bersih Aman

SEMARANG – portallensa.com Layanan distribusi air bersih PDAM Tirta Moedal Kota Semarang dipastikan tetap berjalan normal dan tidak terganggu dengan adanya temuan mayat di Reservoir Siranda.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Yudi Indarto, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu resah. Reservoir Siranda, menurutnya, bukan merupakan jalur distribusi utama, melainkan hanya berfungsi sebagai cadangan.

“Reservoir Siranda terakhir digunakan sekitar 1,5 bulan lalu, tepatnya pada 5 Juli 2025, saat ada pemasangan meter induk pipa transmisi utama di SPAM Sembar. Jadi sejak itu, fasilitas ini tidak dipakai harian,” jelas Yudi dalam keterangannya, Selasa (19/8/2025).

Ia juga mengungkapkan kondisi volume air yang ada di reservoir tersebut. Dari kapasitas maksimal 5 meter, saat itu hanya diisi 1–2 meter saja. “Karena hanya untuk cadangan, tidak pernah diisi penuh sampai ketinggian maksimal,” tambahnya.

Yudi menegaskan, air yang mengalir ke pelanggan dalam dua minggu terakhir, bahkan sejak 1,5 bulan terakhir, murni berasal dari instalasi pengolahan air (IPA) Gajah Mungkur. Dengan demikian, dipastikan tidak ada kontaminasi sedikit pun akibat kejadian di Siranda.

“Lokasi penemuan mayat sama sekali tidak ada hubungannya dengan distribusi air bersih. Bahkan untuk AMDK kita, AirMoe, sumber airnya langsung dari mata air di Gunungpati, dan proses pengolahannya juga ada di sana,” terangnya.

Menurut Yudi, reservoir cadangan tersebut hanya melayani sekitar 3.000 pelanggan di wilayah sekitar Siranda. “Jadi kami pastikan seluruh layanan distribusi air bersih kepada pelanggan tetap aman dan lancar,” pungkasnya.

(Vio Sari)