Maret 28, 2026

Lonjakan Wisata H+3 Libur Keagamaan, Semarang Ramai Diserbu Wisatawan – Polisi Siaga Penuh

656026675_1676428047125025_8888441465802908318_n

Kota Semarang //portallensa.com// Suasana libur panjang keagamaan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 H benar-benar membawa berkah bagi sektor pariwisata. Memasuki H+3, geliat wisata di Kota Semarang melonjak tajam, dengan ribuan wisatawan memadati berbagai destinasi unggulan untuk menikmati momen liburan bersama keluarga.

Dari pagi hingga sore, arus pengunjung terlihat tak henti berdatangan ke sejumlah ikon wisata. Lawang Sewu menjadi magnet utama dengan daya tarik sejarah dan arsitekturnya yang ikonik. Tak kalah ramai, kawasan Kota Lama Semarang dipenuhi wisatawan yang berburu spot foto estetik di tengah nuansa heritage yang kental.

Sementara itu, destinasi religi dan budaya seperti Sam Poo Kong juga diserbu pengunjung yang ingin merasakan harmoni budaya yang khas. Di sisi lain, suasana santai khas pesisir di Pantai Marina menjadi pilihan favorit keluarga untuk menikmati angin laut dan panorama senja.

Tak hanya itu, lonjakan wisatawan juga merambah ke berbagai destinasi keluarga lainnya seperti Semarang Zoo, Gua Kreo, Grand Maerakaca, Taman Lele, hingga Waduk Jatibarang yang semuanya dipadati pengunjung dari dalam maupun luar kota.

Di tengah lonjakan tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat memastikan keamanan tetap terjaga. Pengamanan diperkuat melalui patroli dialogis di titik-titik keramaian, sekaligus sambang ke tempat ibadah seperti Pura Agung Giri Natha, Masjid Besar Kauman, dan Masjid Baiturrahman Simpang Lima.

Kasat Pamobvit Polrestabes Semarang, AKBP Sigit, mengungkapkan bahwa lonjakan kunjungan terpantau signifikan di sejumlah titik. “Pantai Marina mencatat sekitar 850 pengunjung, sementara Sam Poo Kong mencapai kurang lebih 500 orang. Ini menjadi perhatian kami untuk meningkatkan pengamanan, baik secara terbuka maupun tertutup,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran polisi bukan hanya untuk pengawasan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat agar dapat menikmati liburan tanpa kekhawatiran.

Pihak kepolisian juga mengimbau wisatawan agar tetap waspada dan bijak selama berlibur. Pengunjung diminta mematuhi aturan di lokasi wisata, menghindari titik yang terlalu padat, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan barang bawaan.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, masyarakat dapat memanfaatkan layanan darurat 110 serta kanal digital seperti aplikasi LIBAS dan SIPOLAN guna melaporkan potensi gangguan keamanan.

Dengan sinergi antara masyarakat dan aparat, libur panjang di Kota Semarang diharapkan tidak hanya ramai, tetapi juga aman, nyaman, dan penuh kenangan indah bagi setiap pengunjung. Sumber: InfoPolrestabessemarang/Bang_Ali.