Razita Azzalea Persembahkan Medali Emas Nasional untuk Salatiga, Bukti Kerja Keras Tak Pernah Mengkhianati Hasil

IMG-20260629-WA0004

Portallensa.com –SALATIGA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kota Salatiga. Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga, sukses mengharumkan nama sekolah, keluarga, dan daerah setelah meraih Medali Emas Bidang Bahasa Inggris pada Grand Final Olimpiade Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris Nasional (OMNAS) ke-15 Tahun Ajaran 2025–2026.

Babak Grand Final digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, di Kampus Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur, dan diikuti para finalis terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Eerald Centre Education tersebut menjadi panggung pembuktian bagi siswa-siswi berprestasi dari seluruh penjuru Tanah Air.

Razita, yang terdaftar dengan nomor peserta E2-372, tampil pada kategori Bahasa Inggris Level 2 (Kelas 3–4 SD). Di tengah persaingan yang ketat, ia mampu menunjukkan kemampuan akademik, ketelitian, serta penguasaan Bahasa Inggris yang luar biasa hingga berhasil menyabet medali emas, pencapaian tertinggi dalam kompetisi tersebut.

Keberhasilan ini bukan sekadar kemenangan dalam sebuah perlombaan. Di balik medali emas yang kini dikenakan Razita, tersimpan kisah tentang ketekunan belajar, disiplin berlatih, bimbingan guru yang konsisten, serta doa dan dukungan tanpa henti dari kedua orang tua.

Kepala SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga menyampaikan rasa bangga atas prestasi siswinya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Razita menjadi bukti bahwa kerja sama antara sekolah, guru, siswa, dan keluarga mampu melahirkan generasi yang berprestasi di tingkat nasional.

“Prestasi ini adalah bukti nyata kerja keras siswa, dedikasi para guru, serta dukungan penuh dari orang tua. Medali emas ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Kota Salatiga,” ungkapnya.

Sementara itu, Razita mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraihnya. Dengan penuh kerendahan hati, ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan belajarnya.

“Saya sangat senang bisa membawa pulang medali emas. Terima kasih kepada guru yang telah membimbing, orang tua yang selalu mendukung, dan semua yang mendoakan saya. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ajang OMNAS ke-15 sendiri diselenggarakan sebagai wadah untuk mengembangkan kemampuan akademik siswa sejak usia dini. Kompetisi ini diharapkan mampu mencetak generasi Indonesia yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global.

Prestasi Razita menjadi pengingat bahwa usia bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dengan semangat belajar, ketekunan, dan lingkungan yang mendukung, seorang anak mampu berdiri sejajar dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia.

Medali emas yang diraih Razita bukan hanya menjadi simbol kemenangan pribadi, tetapi juga inspirasi bagi pelajar lain agar terus berani bermimpi, bekerja keras, dan membuktikan bahwa anak-anak daerah pun mampu bersinar di panggung nasional.(Tomi/Bang_Ali)