Tegas Demi Keselamatan Anak, Ka Satgas MBG Salatiga Peringatkan SPPG
Salatiga //Portallensa.com// Ketua Satgas MBG Kota Salatiga yang juga Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, memberikan teguran keras kepada seluruh SPPG di Kota Salatiga menyusul beredarnya video viral yang menampilkan penyajian makanan yang dinilai tidak sesuai ketentuan.
Teguran tersebut disampaikan secara langsung dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar di Ruang Kaloka Setda Kota Salatiga, Senin (2/3/26). Rakor ini dihadiri seluruh SPPG beserta mitra dan yayasan, Pj. Sekda Kota Salatiga, para asisten dan kepala dinas terkait, serta perwakilan dari Kodim dan Polres.
Dalam arahannya, Nina menegaskan bahwa insiden serupa tidak boleh kembali terjadi. Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar kegiatan distribusi makanan, melainkan bentuk tanggung jawab negara dalam menjaga tumbuh kembang dan keselamatan anak-anak.
“Kami ingatkan, apabila peringatan ini tidak diindahkan, saya selaku Ketua Satgas tidak akan ragu menghadap ke BGN. Karena bagi saya, keselamatan anak-anak adalah prioritas utama,” tegas Nina.
Ia menekankan bahwa seluruh standar yang telah ditetapkan wajib dipatuhi tanpa kompromi, mulai dari gramasi, kualitas bahan pangan, hingga proses pengolahan makanan. Menurutnya, kelalaian sekecil apa pun berpotensi berdampak besar pada kesehatan anak-anak.
Meski disampaikan dengan nada tegas, Nina juga mengajak seluruh penyelenggara untuk melihat program ini dari sisi kemanusiaan. Ia mengingatkan bahwa makanan yang disajikan bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan asupan yang akan dikonsumsi oleh anak-anak setiap hari.
Sementara itu, perwakilan SPPG yang bersangkutan menyampaikan komitmennya untuk melakukan evaluasi dan perbaikan menyeluruh.
“Ini menjadi peringatan penting bagi kami, Bu. Kami berterima kasih atas atensi dari Satgas. Ini menjadi motivasi agar pelaksanaan SPPG di Kota Salatiga bisa berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Dukungan terhadap penegakan standar juga disampaikan oleh perwakilan Kodim dan Polres. Mereka mengingatkan bahwa kualitas pangan untuk siswa harus diperlakukan sebagaimana makanan yang disajikan untuk keluarga sendiri.
“Pangan yang diberikan kepada siswa-siswi harus diibaratkan memberi makan anak dan keluarga kita sendiri. Kalau bisa, kualitasnya benar-benar yang terbaik,” ujar Purwanto selaku Kasdim.
Rapat koordinasi ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen bersama agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar dan tujuan awalnya, yakni menjamin keamanan serta kualitas pangan bagi anak-anak di Kota Salatiga.
Ke depan, Ka Satgas MBG juga menginisiasi pembentukan kanal aduan khusus MBG, agar keluhan masyarakat dapat diterima secara langsung dan segera ditindaklanjuti. Langkah ini diharapkan menjadi sarana kontrol publik sekaligus wujud keterbukaan demi perbaikan berkelanjutan program MBG. Red. Trendy/Bang_Ali.